Showing posts with label Sebuah Cerita. Show all posts
Showing posts with label Sebuah Cerita. Show all posts
Thursday, October 20, 2016
Inilah Dialog Rasulullah Dengan Iblis Terlaknat
Assalamualaikum wr wb. Diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal r.a. dari Ibn Abbas r.a., ia berkata :
“Kami bersama Rasululah SAW berada di rumah seorang sahabat dari golongan Anshar dalam sebuah jamaah. Tiba-tiba, ada yang memanggil dari luar :
“Wahai para penghuni rumah, apakah kalian mengizinkanku masuk, karena kalian membutuhkanku”. Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat :” Apakah kalian tahu siapa yang menyeru itu ?”.
Para sahabat menjawab, “Tentu Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui”.
Rasulullah berkata : “Dia adalah Iblis yang terkutuk – semoga Allah senantiasa melaknatnya”.
Umar bin Khattab r.a. berkata :” Ya, Rasulullah, apakah engkau mengijinkanku untuk membunuhnya?”.
Nabi SAW berkata pelan :” Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa dia termasuk mereka yang tertunda kematiannya sampai waktu yang ditentukan (hari kiamat)?
Sekarang silakan bukakan pintu untuknya, karena ia sedang diperintahkan Allah SWT. Pahamilah apa yang dia ucapkan dan dengarkan apa yang akan dia sampaikan kepada kalian !”.
Ibnu Abbas berkata : “Maka dibukalah pintu, kemudian Iblis masuk ke tengah-tengah kami. Ternyata dia adalah seorang yang sudah tua bangka dan buta sebelah mata. Dagunya berjanggut sebanyak tujuh helai rambut yang panjangnya seperti rambut kuda, kedua kelopak matanya (masyquqatani) memanjang (terbelah keatas, tidak kesamping), kepalanya seperti kepala gajah yang sangat besar, gigi taringnya memanjang keluar seperti taring babi, kedua bibirnya seperti bibir macan / kerbau (tsur). Dia berkata, “Assalamu ‘alaika ya Muhammad, assalamu ‘alaikum ya jamaa’atal-muslimin (salam untuk kalian semua wahai golongan muslimin)“. Nabi SAW menjawab :” Assamu lillah ya la’iin (Keselamatan hanya milik Allah SWT, wahai makhluq yang terlaknat. Aku telah mengetahui, engkau punya keperluan kepada kami. Apa keperluanmu wahai Iblis".
Iblis berkata :" Wahai Muhammad, aku datang bukan karena keinginanku sendiri, tetapi aku datang karena terpaksa (diperintah).”
Nabi SAW berkata :” Apa yang membuatmu terpaksa harus datang kesini, wahai terlaknat?”.
Iblis berkata,” Aku didatangi oleh seorang malaikat utusan Tuhan Yang Maha Agung, ia berkata kepada-ku “Sesungguhnya Allah SWT menyuruhmu untuk datang kepada Muhammad SAW dalam keadaan hina dan bersahaja. Engkau harus memberitahu kepadanya bagaimana tipu muslihat, godaanmu dan rekayasamu terhadap Bani Adam, bagaimana engkau membujuk dan merayu mereka. Engkau harus menjawab dengan jujur apa saja yang ditanyakan kepa-damu”. Allah SWT bersabda,” Demi kemulia-an dan keagungan-Ku, jika engkau berbohong sekali saja dan tidak berkata benar, niscaya Aku jadikan kamu debu yang dihempas oleh angin dan Aku puaskan musuhmu karena bencana yang menimpamu”.
Wahai Muhammad, sekarang aku datang kepadamu sebagaimana aku diperintah. Tanyakanlah kepadaku apa yang kau inginkan. Jika aku tidak memuaskanmu tentang apa yang kamu tanyakan kepadaku, niscaya musuhku akan puas atas musibah yang terjadi padaku. Tiada beban yang lebih berat bagiku daripada leganya musuh-musuhku yang menimpa diriku”.
Rasulullah kemudian mulai bertanya : “Jika kamu jujur, beritahukanlah kepadaku, siapakah orang yang paling kamu benci ?”.
Iblis menjawab : “Engkau, wahai Muhammad, engkau adalah makhluk Allah yang paling aku benci, dan kemudian orang-orang yang mengikuti agamamu”.
Rasulullah SAW : “Siapa lagi yang kamu benci?”.
Iblis : “Anak muda yang taqwa, yang menyerahkan jiwanya kepada Allah SWT”.
Rasulullah : “Lalu siapa lagi ?”.
Iblis : “Orang Alim dan Wara [menjaga diri dari syubhat] yang saya tahu, lagi penyabar”.
Rasulullah : “Lalu, siapa lagi ?”.
Iblis : “Orang yang terus menerus menjaga diri dalam keadaan suci dari kotoran”.
Rasulullah : "Lalu, siapa lagi ?".
Iblis :” Orang miskin (fakir) yang sabar, yang tidak menceritakan kefakirannya kepada orang lain dan tidak mengadukan keluh-kesahnya”.
Rasulullah : “Bagaimana kamu tahu bahwa ia itu penyabar ?”.
Iblis : “Wahai Muhammad, jika ia mengadukan keluh kesahnya kepada makhluq sesamanya selama tiga hari, Tuhan tidak memasukkan dirinya ke dalam golongan orang-orang yang sabar “.
Rasulullah : “Lalu, siapa lagi ?”.
Iblis : ” Orang kaya yang bersyukur “.
Rasulullah bertanya : “Bagaimana kamu tahu bahwa ia bersyukur ?”.
Iblis : “Jika aku melihatnya mengambil dari dan meletakkannya pada tempat yang halal”.
Rasulullah : “Bagaimana keadaanmu jika umatku mengerjakan shalat ?”.
Iblis : “Aku merasa panas dan gemetar”.
Rasulullah :”Kenapa, wahai terlaknat?”.
Iblis : “Sesungguhnya, jika seorang hamba bersujud kepada Allah sekali sujud saja, maka Allah mengangkat derajatnya satu tingkat”.
Rassulullah : “Jika mereka shaum (puasa) ?”.
Iblis : “Saya terbelenggu sampai mereka berbuka puasa”.
Rasulullah : “Jika mereka menunaikan haji ?”.
Iblis : “Saya menjadi gila”.
Rasulullah : “Jika mereka membaca Al Qur’an ?’.
Iblis : “Aku meleleh seperti timah meleleh di atas api”.
Rasulullah : “Jika mereka berzakat ?”.
Iblis : “Seakan-akan orang yang berzakat itu mengambil gergaji / kapak dan memotongku menjadi dua”.
Rasulullah : “Mengapa begitu, wahai Abu Murrah ?”.
Iblis : “Sesungguhnya ada empat manfaat dalam zakat itu. Pertama, Tuhan menurunkan berkah atas hartanya. Kedua, menjadikan orang yang bezakat disenangi makhluq-Nya yang lain. Ketiga, menjadikan zakatnya sebagai penghalang antara dirinya dengan api neraka. Ke-empat, dengan zakat, Tuhan mencegah bencana dan malapetaka agar tidak menimpanya”.
Rasulullah : “Apa pendapatmu tentang Abu Bakar?”.
Iblis : “Wahai Muhammad, pada zaman jahiliyah, dia tidak taat kepadaku, bagaimana mungkin dia akan mentaatiku pada masa Islam”.
Rasulullah : “Apa pendapatmu tentang Umar ?”.
Iblis : “Demi Tuhan, tiada aku ketemu dengannya kecuali aku lari darinya”.
Rasulullah : “Apa pendapatmu tentang Utsman ?”.
Iblis : “Aku malu dengan orang yang para malaikat saja malu kepadanya”.
Rasulullah : “Apa pendapatmu tentang Ali bin Abi Thalib ?”.
Iblis : “Andai saja aku dapat selamat darinya dan tidak pernah bertemu dengannya (menukar darinya kepala dengan kepala), dan kemudian ia meninggalkanku dan aku meninggalkannya, tetapi dia sama sekali tidak pernah melakukan hal itu”.
Rasulullah : “Segala puji hanya bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu sampai hari kiamat”.
Iblis yang terlaknat berkata kepada Muhammad : “Hay-hata hay-hata [tidak mungkin- tidak mungkin]. Mana bisa umatmu bahagia sementara aku hidup dan tidak mati sampai hari kiamat. Bagaimana kamu senang dengan umatmu sementara aku masuk ke dalam diri mereka melalui aliran darah, daging, sedangkan mereka tidak melihatku. Demi Tuhan yang menciptakanku dan membuatku menunggu sampai hari mereka dibangkitkan. Akan aku sesatkan mereka semua, baik yang bodoh maupun yang pandai, yang buta-huruf dan yang melek-huruf. Yang kafir dan yang suka beribadah, kecuali hamba yang mukhlis (ikhlas)“.
Rasulullah : “Siapa yang mukhlis (orang yg ikhlas) itu menurutmu ?”.
Iblis dengan panjang lebar menjawab : “Apakah engkau tidak tahu, wahai Muhammad. Barangsiapa cinta dirham dan dinar (harta), dia tidak termasuk orang ikhlas untuk Allah. Jika aku melihat orang tidak suka dirham dan dinar, tidak suka puji dan pujaan, aku tahu bahwa dia itu ikhlas karena Allah, maka aku tinggalkan ia. Sesungguhnya hamba yang mencintai harta, pujian dan hatinya tergantung pada nafsu [syahwat] dunia, dia lebih rakus dari orang yang saya jelaskan kepadamu.
Tak tahukah engkau, bahwa cinta harta termasuk salah satu dosa besar.
Wahai Muhammad, tak tahukah engkau bahwa cinta kedudukan [riyasah] termasuk dosa besar.
Dan bahwa sombong, juga termasuk dosa besar.
Wahai Muhammad, tidak tahukan engkau, bahwa aku punya tujuh puluh ribu anak. Setiap anak dari mereka, punya tujuh puluh ribu syaithan.
Diantara mereka telah aku tugaskan untuk menggoda golongan ulama, dan sebagian lagi menggoda anak muda, sebagian lagi menggoda orang-orang tua, dan sebagian lagi menggoda orang-orang lemah.
Adapun anak-anak muda, tidak ada perbedaan di antara kami dan mereka, sementara anak-anak kecilnya, mereka bermain apa saja yang mereka kehendaki bersamanya.
Sebagian lagi telah aku tugaskan untuk menggoda orang-orang yang rajin beribadah, sebagian lagi untuk kaum yang menjauhi dunia [zuhud]. Setan masuk ke dalam dan keluar dari diri mereka, dari suatu keadaan ke keadaan yang lain, dari satu pintu ke pintu yang lain, sampai mereka mempengaruhi manusia dengan satu sebab dari sebab-sebab yang banyak. Lalu syaithan mengambil keikhlasan dari mereka. Menjadikan mereka menyembah Allah tanpa rasa ikhlas, tetapi mereka tidak merasa.
Apakah engkau tidak tahu, tentang Barshisha, sang pendeta yang beribadah secara ikhlas selama tujuh puluh tahun, hingga setiap orang yang sakit menjadi sehat berkat da’wahnya. Aku tidak meninggalkannya sampai dia dia berzina, membunuh, dan kafir (ingkar). Dialah yang disebut oleh Allah dalam Qur’an dengan firmannya [dalam Surah Al Hasyr] : “(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) syaitan ketika mereka berkata pada manusia:”Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta alam”. (QS. 59:16).
Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa kebohongan itu berasal dariku. Akulah orang yang pertama kali berbohong. Barangsiapa berbohong, dia adalah temanku, dan barangsiapa berbohong kepada Allah, dia adalah kekasihku. Apakah engkau tidak tahu, bahwa aku bersumpah kepada Adam dan Hawa, “Demi Allah aku adalah penasihat kamu berdua”.
Maka, sumpah palsu merupakan kesenangan hatiku, ghibah, membicarakan kejelekan orang lain, dan namimah, meng-adu domba adalah buah kesukaanku, melihat yang jelek-jelek adalah kesukaan dan kesenanganku.
Barangsiapa thalaq, bersumpah untuk cerai, dia mendekati perbuatan dosa, meskipun hanya sekali, dan meskipun ia benar.
Barangsiapa membiasakan lisannya dengan ucapan cerai, istrinya menjadi haram baginya. Jika mereka masih memiliki keturunan sampai hari kiyamat, maka anak mereka semuanya adalah anak-anak hasil zina. Mereka masuk neraka hanya karena satu kata saja.
Wahai Muhammad, sesungguhnya diantara umatmu ada yang meng-akhirkan shalat barang satu dua jam. Setiap kali mau shalat, aku temani dia dan aku goda dia. Kemudian aku katakan kepadanya:” Masih ada waktu, sementara engkau sibuk”. Sehingga dia mengakhirkan shalatnya dan mengerjakannya tidak pada waktunya, maka Tuhan memukul wajahnya. Jika ia menang atasku, maka aku kirim satu syaithan yang membuatnya lupa waktu shalat. Jika ia menang atasku, aku tinggalkan dia sampai ketika mengerjakan shalat aku katakan kepadanya,’ Lihatlah kiri-kanan’, lalu ia menengok. Saat itu aku usap wajahnya dengan tanganku dan aku cium antara kedua matanya dan aku katakan kepadanya, ‘Aku telah menyuruh apa yang tidak baik selamanya’. Dan engkau sendiri tahu wahai Muhammad, siapa yang sering menoleh dalam shalatnya, Allah akan memukul wajahnya.
Jika ia menang atasku dalam hal shalat, ketika shalat sendirian, aku perintahkan dia untuk tergesa-gesa. Maka ia ‘mencucuk’ shalat seperti ayam mematuk biji-bijian dengan tergesa-gesa. Jika ia menang atasku, maka ketika shalat berjamaah aku cambuk dia dengan ‘lijam’ [cambuk] lalu aku angkat kepalanya sebelum imam mengangkat kepalanya. Aku letakkan ia hingga mendahului imam. Kamu tahu bahwa siapa yang melakukan itu, batal-lah shalatnya dan Allah akan mengganti kepalanya dengan kepala keledai pada hari kiyamat nanti.
Jika ia masih menang atasku, aku perintahkan dia untuk mengacungkan jari-jarinya ketika shalat sehingga dia mensucikan aku ketika ia sholat. Jika ia masih menang, aku tiup hidungnya sampai dia menguap. Jika ia tidak menaruh tangan di mulutnya, syaithan masuk ke dalam perutnya dan dengan begitu ia bertambah rakus di dunia dan cinta dunia. Dia menjadi pendengar kami yang setia.
Bagaimana umatmu bahagia sementara aku menyuruh orang miskin untuk meninggalkan shalat. Aku katakan kepadanya, ‘Shalat tidak wajib atasmu. Shalat hanya diwajibkan atas orang-orang yang mendapatkan ni’mat dari Allah’. Aku katakan kepada orang yang sakit : “Tinggalkanlah shalat, sebab ia tidak wajib atasmu. Shalat hanya wajib atas orang yang sehat, karena Allah berkata : “Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, ………
Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat(Nya) bagimu, agar kamu memahaminya. (QS. 24:61) Tidak ada dosa bagi orang yang sakit. Jika kamu sembuh, kamu harus shalat yang diwajibkan”. Sampai dia mati dalam keadaan kafir. Jika dia mati dan meninggalkan shalat ketika sakit, dia bertemu Tuhan dan Tuhan marah kepadanya.
Wahai Muhammad, jika aku berbohong, maka mintalah kepada Tuhan untuk membuatku jadi pasir. Wahai Muhammad, bagaimana engkau bahagia melihat umatmu, sementara aku mengeluarkan seper-enam ( 1/6) umatmu dari Islam.
Nabi berkata : “Wahai terlaknat, siapa teman dudukmu ?”.
Iblis : "Pemakan Ri.
Nabi : “Siapa teman kepercayaanmu [shadiq] ?”.
Iblis : “Pe-zina”.
Nabi : “Siapa teman tidurmu ?”.
Iblis : “Orang yang mabuk”.
Nabi : “Siapa tamumu ?”.
Iblis : “Pencuri”.
Nabi: “Siapa utusanmu ?”.
Iblis : “Tukang Sihir”.
Nabi : “Apa kesukaanmu ?”.
Iblis : “Orang yang bersumpah cerai”.
Nabi : “Siapa kekasihmu ?”.
Iblis : “Orang yang meninggalkan shalat Jum’at”.
Nabi : “Wahai terlaknat, siapa yang memotong punggungmu ?”.
Iblis : “Ringkikan kuda untuk berperang di jalan Allah”.
Nabi : “Apa yang melelehkan badanmu ?”.
Iblis: “Tobatnya orang yang bertaubat”.
Nabi: “Apa yang menggosongkan [membuat panas] hatimu ?”.
Iblis: “Istighfar yang banyak kepada Allah siang-malam.
Nabi: “Apa yang memuramkan wajahmu (membuat merasa malu dan hina)?”.
Iblis: “Zakat secara sembunyi-sembunyi”.
Nabi: “Apa yang membutakan matamu ?”.
Iblis : “Shalat diwaktu sahur [menjelang shubuh]“.
Nabi: “Apa yang memukul kepalamu ?”.
Iblis: “Memperbanyak shalat berjamaah”.
Nabi: “Siapa yang paling bisa membahagiakanmu ?”.
Iblis : “Orang yang sengaja meninggalkan shalat”.
Nabi: “siapa manusia yang paling sengsara [celaka] menurutmu?”.
Iblis: “Orang kikir / pelit”.
Nabi: “Siapa yang paling menyita pekerjaanmu [menyibukkanmu] ?”.
Iblis: “Majlis-majlis ulama”.
Nabi: “Bagaimana kamu makan ?”.
Iblis: “Dengan tangan kiriku dan dengan jari-jariku”.
Nabi: “Dimana kamu lindungkan anak-anakmu ketika panas ?”.
Iblis: “Dibalik kuku-kuku manusia”.
Nabi: “Berapa keperluanmu yang kau mintakan kepada Allah ?”.
Iblis: “Sepuluh perkara”.
Nabi: “Apa itu wahai terlaknat ?”.
Iblis : “Aku minta kepada-Nya untuk agar saya dapat berserikat (bersatu) dalam diri Bani Adam, dalam harta dan anak-anak mereka. Dia mengijinkanku berserikat dalam kelompok mereka. Itulah maksud firman Allah :
Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka. (QS. 17:64)
Setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya maka saya ikut memakannya.
Saya juga ikut makan makanan yang bercampur riba dan haram serta segala harta yang tidak dimohonkan perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.
Setiap orang yang tidak memohon perlindungan kepada Allah dari syaithan ketika bersetubuh dengan istrinya maka syaithan akan ikut bersetubuh. Akhirnya melahirkan anak yang mendengar dan taat kepadaku.
Begitu pula orang yang naik kendaraan dengan maksud mencari penghasilan yang tidak dihalalkan, maka saya adalah temannya. Itulah maksud firman Allah :” ……. , dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki …… (QS. 17:64) .
Saya memohon kepada-Nya agar saya punya rumah, maka rumahku adalah kamar mandi.
Saya memohon agar saya punya masjid, akhirnya pasar menjadi masjidku.
Aku memohon agar saya punya al-Qur’an, maka syair adalah al-Qur’anku.
Saya memohon agar punya adzan, maka terompet adalah panggilan adzanku.
Saya memohon agar saya punya tempat tidur, maka orang-orang mabuk adalah tempat tidurku.
Saya memohon agar saya punya teman-teman yang menolongku, maka maka kelompok al-Qadariyyah menjadi teman-teman yang membantuku.
Dan saya memohon agar saya memiliki teman-teman dekat, maka orang-orang yang menginfaq-kan harta kekayaannya untuk kemaksiatan adalah teman dekat-ku. Ia kemudian membaca ayat : Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya. (QS. 17:27)
Rasulullah berkata : “Andaikata tidak setiap apa yang engkau ucapkan didukung oleh ayat-ayat dari Kitabullah tentu aku tidak akan membenarkanmu”.
Lalu Iblis meneruskan : “Wahai Muhammad, saya memohon kepada Allah agar saya bisa melihat anak-cucu Adam sementara mereka tidak dapat melihatku. Kemudian Allah menjadikan aku dapat mengalir melalui peredaran darah mereka. Diriku dapat berjalan kemanapun sesuai dengan kemauanku dan dengan cara bagaimanapun. Kalau saya mau, dalam sesaatpun bisa. Kemudian Allah berfirman kepadaku : “Engkau dapat melakukan apa saja yang kau minta”.
Akhirnya saya merasa senang dan bangga sampai hari kiamat. Sesungguhnya orang yang mengikutiku lebih banyak daripada yang mengikutimu. Sebagian besar anak-cucu Adam akan mengikutiku sampai hari kiamat.
Saya memiliki anak yang saya beri nama Atamah. Ia akan kencing di telinga seorang hamba ketika ia tidur meninggalkan shalat Isya. Andaikata tidak karenanya tentu ia tidak akan tidur lebih dahulu sebelum menjalankan shalat.
Saya juga punya anak yang saya beri nama Mutaqadhi. Apabila ada seorang hamba melakukan ketaatan ibadah dengan rahasia dan ingin menutupinya, maka anak saya tersebut senantiasa membatalkannya dan dipamerkan ditengah-tengah manusia sehingga semua manusia tahu. Akhirnya Allah membatalkan sembilan puluh sembilan dari seratus pahala-Nya sehingga yang tersisa hanya satu pahala, sebab, setiap ketaatan yang dilakukan secara rahasia akan diberi seratus pahala.
Saya punya anak lagi yang bernama Kuhyal. Ia bertugas mengusapi celak mata semua orang yang sedang ada di majlis pengajian dan ketika khatib sedang memberikan khutbah, sehingga, mereka terkantuk dan akhirnya tidur, tidak dapat mendengarkan apa yang dibicarakan para ulama. Bagi mereka yang tertidur tidak akan ditulis pahala sedikitpun untuk selamanya.
Setiap kali ada perempuan keluar pasti ada syaithan yang duduk di pinggulnya, ada pula yang duduk di daging yang mengelilingi kukunya. Dimana mereka akan menghiasi kepada orang-orang yang melihatnya. Kedua syaithan itu kemudian berkata kepadanya, ‘keluarkan tanganmu’. Akhirnya ia mengeluarkan tangannya, kemudian kukunya tampak, lalu kelihatan nodanya.
Wahai Muhammad, sebenarnya saya tidak dapat menyesatkan sedikitpun, akan tetapi saya hanya akan mengganggu dan menghiasi. Andaikata saya memiliki hak dan kemampuan untuk menyesatkan, tentu saya tidak akan membiarkan segelintir manusia-pun di muka bumi ini yang masih sempat mengucapkan “Tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan-Nya”, dan tidak akan ada lagi orang yang shalat dan berpuasa. Sebagaimana engkau wahai Muhammad, tidak berhak memberikan hidayah sedikitpun kepada siapa saja, akan tetapi engkau adalah seorang utusan dan penyampai amanah dari Tuhan. Andaikata engkau memiliki hak dan kemampuan untuk memberi hidayah, tentu engkau tidak akan membiarkan segelintir orang-pun kafir di muka bumi ini.
Engkau hanyalah sebagai hujjah [argumentasi] Tuhan terhadap makhluk-Nya. Sementara saya adalah hanyalah menjadi sebab celakanya orang yang sebelumnya sudah dicap oleh Allah menjadi orang celaka.
Orang yang bahagia dan beruntung adalah orang yang dijadikan bahagia oleh Allah sejak dalam perut ibunya, sedangkan orang yang celaka adalah orang yang dijadikan celaka oleh Allah sejak dalam perut ibunya.
Kemudian Rasulullah SAW membacakan firman dalam QS Hud : “Jikalau Rabbmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, (QS. 11:118) kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Rabbmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Rabbmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan; sesungguh-nya Aku akan memenuhi neraka jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. (QS. 11:119) dilanjutkan dengan : Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku, (QS. 33:3)”.
Kemudian Rasulullah berkata lagi kepada Iblis : “Wahai Abu Murrah [Iblis], apakah engkau masih mungkin bertaubat dan kembali kepada Allah, sementara saya akan menjamin-mu masuk surga”.
Ia iblis menjawab : “Wahai Rasulullah, ketentuan telah memutuskan dan Qalam-pun telah kering dengan apa yang terjadi seperti ini hingga hari kiamat nanti. Maka Maha Suci Tuhan, yang telah menjadikanmu sebagai tuan para Nabi dan Khatib para penduduk surga. Dia, telah memilih dan meng-khususkan dirimu. Sementara Dia telah menjadikan saya sebagai tuan orang-orang yang celaka dan khatib para penduduk neraka. Saya adalah makhluk celaka lagi terusir. Ini adalah akhir dari apa yang saya beritahukan kepadamu dan saya mengatakan yang sejujurnya”.
Segala puji hanya milik Allah SWT , Tuhan Semesta Alam, awal dan akhir, dzahir dan bathin. Semoga shalawat dan salam sejahtera tetap selalu diberikan kepada seorang Nabi yang Ummi dan kepada para keluarga dan sahabatnya serta para Utusan dan Para Nabi.
"Semoga Bermanfaat Dan Tolong Dishare Kesesama Muslim Yang Lain"
Saturday, October 1, 2016
ISLAM itu mengatur Politik
Akhir-akhir ini hubungan islam dan politik kembali ramai dibicarakan, terutama menjelang pilkada DKI Jakarta. Seruan menolak pemimpin kafir dituduh sebagai seruan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) yang tidak pantas, apalagi kalau dibahas dalam khutbah jum'at, ceramah agama termasuk ibadah haji. Mereka menyebut sebagai "politisasi agama" yang berbahaya. Mereka beranggapan, kalau memilih pemimpin itu dilihat dari kinerjanya, bukan dari agamanya.Sudah sejak lama usaha serta upaya memisahkan islam dengan politik dilakukan dengan gencar dari berbagai pihak. Berbagai argumentasi disampaikan. Agama itu suci, sementara politik itu kotor, jadi nanti politatik bisa mengotori agama. adajuga yang mengatakan kalau islam itu agama akhlak dan ibadah, bukan agama politik. Padahal kan ISLAM adalah agama yang mengatur segala hal, termasuk juga politik.
POLITISASI AGAMA?
Menggunakan agama sebagai dasar politik dan pengaturan politik bukanlah politisasi agama. Memang itulah yang seharusnya diperintahkan Islam. Yang seharusnya layak disebut sebagai politisasi agama adalah saat agama hanya digunakan untuk kepentingan politik jangka pendek hingga memenangkan pemiilu. Lalu setelah menang, malah agama itu ditinggalkan. Selama ini yang terjadi adlah banyak politikus yang cenderung mendadak islami menjelang pemilu. memakai peci, sholat jum'at keliling, kasih bantuan untuk anak yatim dan sebagainya. Namun setelah menang pemilu, agama tadi malah ditinggalkan. mereka bahkan menolak islam sebagai dasar pengaturan hukum politik dengan berbagai dalih di negara tercinta ini.
Politisasi agama ini adalah buah dari sistem demokrasi liberal yang busuk. Dalam sebuah buku "Islam, Sekuralisme dan Demokrasi liberal" karya Nader Hashemi (Universuty of Denver) mengatakan ide ide keagamaan menjadi amat penting bagi kehidupan demokrasi liberal yang kondusif.
demikianlah yang terjadi saat politik tak lagi diatur berdasarkan syariah islam, tetapi berdasarkan ideologi kapitalisme, yang menjadikan manfaat sebagai asas terpenting. Politik hanya ditujukan untuk yang mendapatkan keuntungan saja, Yang kaya makin kaya, yang miskin kian miskin. Dalam hal ini, sikap menghalalkan segala cara -termasuk "politisasi agama" - menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan dari politik.
ISLAM itu mengatur politikus
dalam islam, politik itu bukan lah sesuatu yang kotor seperti yang mereka bilang. Politik islam tidak identik dengan rebutan kedudukan dan kekuasaan. Dalam bahasa arab, politik sepadan dengan siyasah, artinya mengurusi, memelihara. Secara istilah, politik merupakan pengurusan umat, perbaikan, pelurusan, menunjuki pada kebenaran dan membimbing menuju kebaikan.
Karena itu, Politik islam adalah sangat mulia, tak bisa dipisahkan antara agama dan politik. Alasanya adalah
1. Islam agama yang menyeluruh yang mengatur segala aspek kehidupan. Gak hanya mengatur masalah ibadah, persoalan individual dan lainnya. Islam juga megatur muamalah seperti politik, ekonomi, sosial-budaya pendidikan dan sebagainya. Islam juga mengatur masalah sanksu hukum maupun pembuktian dalam pengadilan islam.2. Apa yang dipraktikkan oleh Rasullullah Saw. saat menjadi kepala negara islam di Madinah menunjukkan Islam dan politik tak bisa dipisahkan. Jelas peran Rasulullah saw. sebagai kepala negara, sebagai hakim serta panglima perang. Rasul juga yang mengatur keuangan baitul mal, mengirim misi diplomatik ke luar negri untuk dakwah islam serta menerima delegasi diplomatik dari penguasa di sekitar madinah.
Sahabat, Imam Alghazali dalam kitabnya, Al-Iqtihad fi Al-I'yiqad menyatakan "Agama dan kekuasaan adalah dua saudara kembar. Agama adalah pondasi dan kekuasaan adalah penjaganya. segala sesuatu yang tidak punya pondasi iscaya akan roboh dan segala sesuatu yang tidak memiliki penjaga niscaya akan musnah"

Tuesday, June 14, 2016
Polemik warung makan buka saat jam ibadah puasa, boleh tidak ya?
Baru-baru ini kita dihebohkan oleh berita tentang Razia warung makan yang buka di siang hari saat umat muslim di indonesia bahkan di dunia sedang melakukan puasa di bulan suci, Ramadhan. Polemik Razia warung makan yang saat bulan puasa menimpa Ibu Saeni (53), warga Kota Serang. Warungnya dirazia Satuan Polisi Pamong Praja Kota Serang karena berjualan saat jam beribadah puasa, Rabu (8/6) sekitar pukul 12.30. Ibu ini dianggap melanggar aturan larangan warung buka siang hari di bulan Ramadhan. Tampak ibu tersebut menangis sambil memohon kepada aparat agar dagangannya tidak diangkut. Namun tangisan ibu tersebut tak dihiraukan. Aparat tetap mengangkut barang dagangan ibu tersebut. Kepala Satpol PP Maman Lutfi mengatakan, warung tersebut kena razia karena buka siang hari dan melayani warga yang tidak puasa. Banyak orang prihatin akan nasib yang menimpa Bu Saeni. Banyak yang mendukung ibu Saeni bahkan sampai menggalang dana untuknya. Hmmm..Sebenarnya boleh gak sih buka warung makan saat jam ibadah puasa umat muslim? Gak apalah, kan ada juga orang yang gak puasa. lah gituuu??
Nah, Berikut tulisan menurut pendapat Ustadz Felix Siauw~Semoga Allah merahmatinya! (disadur dari facebook-Tanpa editing)
"Nggak papa warung buka pas Ramadhan, logikanya, kalau imannya kuat, nggak akan goyah sama godaan warung yang terbuka"
Sekilas pernyataan ini benar, padahal salah sama sekali, bila ada yang berpikiran sama seperti diatas, lanjut aja baca, siapa tau berubah hehehe..
Pertama harus dipahami dulu bahwa dalam Islam, boleh atau tidaknya, bisa atau nggaknya, halal atau haramnya, semua diserahkan pada Allah sebagai pencipta, bukan logika manusia
Misalnya, benar jika seorang Muslim itu keimannya kuat, maka dia tidak akan tergoda oleh agama yang lain selain Islam, tapi tidak serta merta lantas membolehkan dia untuk beribadah mengikuti cara agama lain hanya dengan alasan "Gue nggak akan terpengaruh kok!".
Karena Allah sudah memberikan hukum-Nya, sudah jelas halal dan haramnya
Nah, bagaimana dengan warung yang tetap buka ketika Ramadhan?
Sejauh yang saya pahami, yang diharamkan adalah memberi makan atau memfasilitasi orang yang mampu berpuasa dan mukim, sebab "dia menjadi perantara bagi keharaman". Adapun bila warung itu menjual yang memiliki udzur syar'i untuk tidak berpuasa seperti musafir, ibu hamil dan menyusui, serta anak-anak, maka sah-sah saja
Disinilah letak peraturan itu perlu, maka penguasa boleh saja memberikan regulasi kepada warung-warung makan khusus pada saat bulan Ramadhan untuk mengondisikan bulan Ramadhan, seperti buka menjelang maghrib, ditutup dengan tirai dan sebagainya
Bisa juga dengan menanyai setiap yang datang, lalu menjual hanya bila pembeli bisa menunjukkan bahwa dia memang tidak wajib berpuasa, atau pembelinya bukan seorang Muslim
Problemnya tidak selesai sampai disitu. Karena kasus yang akhir-akhir ini mencuat, tidak hanya kasus "warung buka saat Ramadhan" ansih, tapi isu ini ditunggangi kaum liberal, sehingga menjadi ujung tombak menyerang perda-perda yang dianggap syariah, dan menyerang Islam secara umumnya
Lihat saja jargon salah pikir seperti "hormati yang tidak berpuasa", atau seperti jargon diatas "kalau puasanya khusyuk, nggak akan terpengaruh kok sama warung buka!"
Lha, ini semua terbalik, mayoritas Muslim, ini bulan mulianya Muslim, lha seharusnya yang Muslim lebih layak dihormati di bulan mulia ini, bukan malah menantang "Kalau puasamu khusyuk, kamu nggak akan tergoda, kalau kamu tergoda artinya puasamu sia-sia"
Mengenai ada Muslim yang justru imannya bertambah kuat saat diuji berat, saat berada di negeri yang bukan Muslim dan notabene tak ada suasana Ramadhan, ini juga tak bisa dijadikan dalil bolehnya bertindak semaunya di bulan Ramadhan
Walaupun, saya sangat setuju, untuk penindakan pelanggaran satu peraturan yang sudah disepakati, seharusnya bisa lebih bijak dan lebih halus, lebih banyak ke negosiasi dibanding anarkis
Dan bila mau jujur, tidak standar ganda, penggusuran yang dilakukan di ibukota sebetulnya jauh lebih sadis dan jauh lebih tidak manusiawi, dan seharusnya lebih besar dipermasalahkan
Kembali lagi ke problem utama, hanya saja, memang problemnya isu ini dimanfaatkan untuk menyesatkan pola pikir masyarakat
Karena kalau logika sesat ini dijalankan terus, maka esok usaha pemurtadan bisa berkedok sama "Kalau kamu yakin imanmu, kamu nggak akan peduli sama pemurtadan, biarin aja!".
Atau dalam pergaulan "Kalau kamu yakin imanmu kuat, nggak papa kok pelacuran, kalau kamu nggak melacur kenapa takut!".
Atau dalam ekonomi, "Kalau kamu yakin bisa bersaing, ya nggak papa perusahaan multinasional dan asing bersaing sama kamu!"
Atau kita memang sudah terjebak pola pikir begitu?
By: Ustadz Felix Siauw
ÙˆَÙ„َا تَعَاوَÙ†ُوا عَÙ„َÙ‰ الْØ¥ِØ«ْÙ…ِ ÙˆَالْعُدْÙˆَانِ
“Janganlah kalian tolong menolong dalam dosa dan maksiat.” (QS. al-Maidah: 2).
Sekalipun anda tidak melakukan maksiat, tapi anda tidak boleh membantu orang lain untuk melakukan maksiat. Maksiat, musuh kita bersama, sehingga harus ditekan, bukan malah dibantu.
Tidak berpuasa di siang hari ramadhan tanpa udzur, jelas itu perbuatan maksiat. Bahkan dosa besar. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah diperlihatkan siksaan untuk orang semacam ini
Nah gimana sob menurut pendapatmu? sampaikan di kolom komentar yaa! :))
Thursday, May 12, 2016
Ternyata inilah proses hancurnya tubuh jasad kita setelah mati
Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam 'n tenggorokan berkontraksi.
0 Menit ...
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.
1 Menit ...
Darah berubah warna n otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.
3 Menit ...
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.
4 – 5 Menit ...
Pupil mata membesar n berselaput. Bola mata mengkerut krn kehilangan tekanan darah.
7 – 9 Menit ...
Penghubung ke otak mulai mati.
1 – 4 Jam ...
Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku n rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.
4 – 6 Jam ...
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.
6 Jam ...
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.
8 Jam ...
Suhu tubuh langsung menurun drastis.
24 – 72 Jam ...
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.
36 – 48 Jam ...
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.
3 – 5 Hari ...
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.
8 – 10 Hari ...
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.
Beberapa Minggu ..
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.
Satu Bulan ...
Kulit Anda mulai mencair.
Satu Tahun ...
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi, apa yg mau disombongkan org sebenarnya?….
BAGUS UNTUK DIRENUNGKAN ~ Kita tak membawa apapun juga saat kita meninggalkan dunia yg fana ini…
Jadilah manusia sebiasanya dan jangan merpersulit hidup orang lain ...
Semoga bermanfaat bagi yang membacanya .....
Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan
Wednesday, May 11, 2016
Cerita: Berkah dari sebuah Kejujuran
Dahulu kala, ada seorang raja yang sudah tua. Ia menyadari bahwa sudah saatnya ia mencari pewaris kerajaannya. Ia tidak mewariskan kerajaannya itu kepada salah satu dari bawahannya ataupun anaknya, tetapi ia memutuskan untuk melakukan sesuatu hal yang berbeda. Ia memanggil seluruh anak muda di seluruh kerajaannya termasuk juga anaknya yang sudah besar.
Ia berkata, “Sudah saatnya bagiku untuk mengundurkan diri dan memilih raja yang baru. Aku memutuskan untuk memilih salah satu di antara kalian.”Anak-anak muda itu terkejut! Tetapi raja melanjutkan, ”Aku akan memberikan kalian masing-masing satu bibit hari ini. Satu bibit saja. Bibit ini sangat istimewa. Aku ingin kalian pulang, menanamnya, merawatnya dan kembali ke sini lagi tepat 1 tahun dari hari ini dengan membawa hasil dari bibit yang kuberikan hari ini. Kemudian aku akan menilai hasil yang kalian bawa, dan seseorang yang aku pilih akan menjadi raja negeri ini!”
Ada seorang anak muda yang bernama Rifay yang berada di sana pada hari itu dan ia, seperti yang lainnya, menerima bibit itu. Ia pulang ke rumah dan dengan antusias memberitahu ibunya tentang apa yang terjadi. Ibunya membantu Rifay menyediakan pot dan tanah untuk bercocok tanam, dan Rifay menanam bibit itu kemudian menyiraminya dengan hati-hati. Setiap hari ia selalu menyirami, merawat bibit itu, dan mengamati apakah bibit itu tumbuh. Setelah beberapa minggu, beberapa dari anak muda itu mulai membicarakan mengenai bibit mereka dan tanaman yang telah mulai tumbuh. Rifay pulang ke rumah dan memeriksa bibitnya, tetapi tidak ada hasilnya.
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan pun berganti bulan. Tetap tidak ada hasilnya. Sekarang ini, para anak muda memperbincangkan tentang tanaman mereka, tetapi bibit Rifay tetap belum tumbuh, dan ia mulai merasa seperti pecundang. Enam bulan berlalu, tetap belum tumbuh juga. Ia berpikir bahwa ia telah membunuh bibit itu. Setiap orang memiliki pohon dan tanaman yang tinggi, tetapi ia tidak memiliki apa-apa. Rifay tidak berkata apa-apa kepada temannya. Ia tetap menunggu bibitnya tumbuh.
Satu tahun berlalu sudah dan semua anak muda di seluruh kerajaan membawa tanaman mereka kepada raja untuk dinilai. Rifay putusasa dan tidak ingin pergi dengan membawa pot yang kosong. Tetapi ibunya memberinya semangat untuk pergi dan membawa potnya.
"Rifay harus jujur mengenai apa yang terjadi dengan bibit itu," saran ibunya.
Rifay sadar bahwa saran ibunya benar. Dan ia pergi ke istana dengan membawa pot yang kosong. Ketika Rifay tiba, ia kagum melihat berbagai macam tanaman yang dibawa oleh teman-temannya yang lain. Semuanya indah, dalam ukuran dan bentuk. Rifay meletakkan pot yang kosong itu ke lantai dan banyak orang menertawainya. Beberapa merasa kasihan kepadanya.
Ketika raja datang, ia mengamati ruangan itu dan menyalami rakyatnya. Rifay berusaha untuk bersembunyi di bagian belakang.
“Wah, betapa indahnya tanaman, pohon, bunga yang kalian bawa,” kata raja. “Hari ini, salah seorang dari kalian akan ditunjuk menjadi raja selanjutnya!” Seketika, sang raja melihat Rifay di belakang ruangan dengan potnya yang kosong. Ia memerintahkan pengawalnya untuk membawa Rifay ke depan.
Rifay sangat ketakutan, dalam hati membatin, “Sang raja tahu aku seorang pecundang! Mungkin ia akan memerintahkan aku untuk dihukum!”
Ketika Rifay tiba di depan, sang raja menanyakan namanya.
“Namaku Rifay,” jawab Rifay.
Semua orang menertawakannya.
Sang raja menenangkan situasi itu. Ia melihat Rifay, dan kemudian mengumumkan ke seluruh kerajaan, “Lihatlah, ini raja kalian yang baru! Namanya adalah Rifay!”
Rifay tidak mempercayai apa yang barusan dikatakan raja. Ia bahkan tidak bisa membuat bibit itu tumbuh, mengapa ia bisa menjadi raja yang baru?
Kemudian sang raja berkata, “Satu tahun lalu, aku memberikan setiap orang sebuah bibit. Dan kukatakan kepada kalian untuk mengambilnya, menanamnya, dan merawatnya, kemudian membawanya kembali kepadaku hari ini. Tetapi aku memberikan kalian bibit yang sudah direbus sehingga tidak akan bisa tumbuh. Kalian semuanya, kecuali Rifay, membawakanku pohon, tanaman, bunga. Ketika kalian menyadari bahwa bibit itu tidak bisa tumbuh, kalian menukarkan dengan bibit lain. Hanya Rifay yang memiliki keberanian dan kejujuran untuk membawakanku sebuah pot kosong dengan bibitku di dalamnya. Maka demikian, ia yang akan menjadi raja yang baru.”
=========
Marilah kita bangun karakter kita sebagai orang yang jujur, karena karakter itulah yang mencerminkan kepribadian seorang pemimpin sejati
Friday, May 6, 2016
Kendalikan Racun Emosi

Alkisah, seorang gadis bernama Nodia menikah dan tinggal bersama suami dan ibu mertuanya. Dalam waktu singkat, Nodia menyadari bahwa ia tidak dapat cocok dengan ibu mertuanya dalam segala hal. Kepribadian mereka berbeda. Terkadang Nodia marah dengan banyak kebiasaan ibu mertua. Nodia juga dikritik terus-menerus, dan dia tidak suka. Hari demi hari, minggu demi minggu, Nodia dan ibu mertua tidak pernah berhenti konflik dan bertengkar. Keadaan jadi tambah buruk,
karena berdasarkan tradisi orang Timur, Nodia harus taat kepada apa saja setiap permintaan sang mertua.Semua keributan dan pertengkaran di rumah itu mengakibatkan suami yang kebetulan orang miskin menderita stress.
Akhirnya, Nodia tidak tahan lagi dengan temperamen buruk dan dominasi otoriter ibu mertuanya, dan dia memutuskan untuk melakukan sesuatu.
Nodia pergi menemui teman baik ayahnya, Mbah Itan. Nodia menceritakan apa yang dialaminya dan meminta agar Mbah Itan dapat memberinya sejumlah racun supaya semua kesulitannya selesai.
Mbah Itan berpikir sejenak dan tersenyum dan akhirnya berkata, "Nodia, saya akan menolong, tapi kamu harus mendengarkan dan melakukan semua yang saya minta."
Nodia menjawab, "Baik, saya akan melakukan apa saja yang Mbah minta."
Mbah Itan masuk ke dalam bilik dan kembali beberapa menit kemudian dengan sekantong ramuan. Dia memberitahu Nodia "Kamu tidak boleh menggunakan racun yang bereaksi cepat untuk menyingkirkan ibu mertuamu, karena nanti orang-orang akan curiga. Karena itu saya memberimu sejumlah ramuan yang secara perlahan akan meracuni tubuh ibu mertuamu. Setiap hari masakkan daging sapi atau ayam dan kemudian campurkan sedikit ramuan ini. Kamu harus berhati-hati dan bertindak dengan sangat baik serta bersahabat. Jangan berdebat dengannya, taati dia, dan perlakukan dia seperti seorang ratu, agar kelak jika dia mati, tak seorang pun yang menaruh curiga kepadamu."
Nodia sangat senang. Dia kembali ke rumah dan memulai rencana jahat terhadap ibu mertua.
Minggu demi minggu, bulan demi bulan berlalu, dan setiap hari, Nodia melayani ibu mertua dengan masakan yang dibuat secara khusus. Nodia ingat apa yang dikatakan Mbah Itan tentang menghindari kecurigaan, Nodia mengendalikan emosinya, menaati ibu mertua, memperlakukannya seperti ibunya sendiri dengan sangat baik dan bersahabat.
Setelah enam bulan, seluruh rumah berubah. Nodia telah belajar mengendalikan emosinya begitu rupa sehingga hampir-hampir ia tidak pernah meledak dalam amarah atau kekecewaan. Dia tidak berdebat lagi dengan ibu mertuanya, yang sekarang kelihatan jauh lebih baik dan mudah ditemani.
Sikap ibu mertua terhadap Nodia berubah, dan dia mulai menyayangi Nodia seperti anaknya sendiri. Dia terus memberitahu teman-teman dan kenalannya bahwa Nodia adalah menantu terbaik yang pernah ditemuinya. Nodia dan ibu mertuanya sekarang berlaku seperti ibu dan anak sungguhan. Suami Nodia sangat senang melihat apa yang telah terjadi.
Keadaan itu membuat Nodia berubah pikiran. Dia kini ingin menyelamatkan ibunya dari racun yang disimpan dan direncanakan sebelumnya. Nodia kemudian datang menemui Mbah Itan dan minta pertolongan lagi.
"Mbah, tolonglah saya untuk mencegah racun itu membunuh ibu mertua saya. Dia telah berubah menjadi wanita yang sangat baik dan saya mengasihinya seperti ibu saya sendiri. Saya tidak ingin dia mati karena racun yang saya berikan."
Mbah Itan tersenyum dan mengangkat kepalanya, "Nodia, kamu tidak usah khawatir. Saya tidak pernah memberimu racun. Ramuan yang saya berikan dulu adalah vitamin untuk meningkatkan kesehatannya. Satu-satunya racun yang pernah ada ialah di dalam pikiran dan sikapmu terhadapnya, tapi semua sudah lenyap oleh kasih yang engkau berikan padanya."
:)
silahkan diambil hikmah dan pesan moralnya. semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik.
silahkan diambil hikmah dan pesan moralnya. semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik.
Disebalik Tipisnya Akal Wanita
Jangankan lelaki biasa, seorang Nabi pun akan merasakan kesunyian tanpa hadirnya seorang wanita di sampingnya. Tanpa wanita, pikiran dan perasaan lelaki akan mersakan kegelisahan. Akan halnya Nabi Adam yang masih membutuhkan hadirnya seorang waita walaupun di dalam Surga telah tersedia segalanya. Namun tetap saja Nabi Adam tetap merindukan Siti Hawa.
Wanita memang tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Tugas lelaki-lah untuk meluruskannya. Maka luruskanlah wanita itu dengan cara yang baik. Dengan jalan yang ditunjuk oleh Allah. Karena mereka memang diciptakan sebegitu rupa. Didiklah mereka dengan panduan dari-Nya.
Jangan mencoba memanjakan mereka dengan harta.
Karena nantinya mereka akan menjadi lupa segalanya .
Jangan hibur mereka dengan kecantikan semata.
Karena nantinya mereka akan menderita.
Kenalkan mereka kepada Allah. Kenalkan mereka kepada Dzat yang kekal. Karena di situlah sebenarnya letak puncak kekuatan dan keindahan dunia.
Akal wanita yang setipis rambutnya.
Maka tebalkan ia dengan ilmu.
Hati wanita yang serapuh kaca.
Maka kuatkan ia dengan iman.
Perasaan wanita yang selembut sutera.
Maka tuntunlah ia dengan akhlak mulia.
Suburkanlah ia, karena dari situlah nantinya mereka akan melihat nilai keadilan Rabb-Nya. Bisikkan pada telinga mereka bahwa kelembutan bukanlah suatu kelemahannya. Bukan pula bentuk diskriminasi Allah terhadap wanita. Akan tetapi sebaliknya disitulah bukti kasih sayang Allah terhadapnya.
Wanita yang lupa akan hakikat kejadiannya pasti tidak akan terhibur dan tidak akan menghiburkan. Tanpa iman, ilmu dan akhlak mulia mereka tidak akan pernah lurus.
Bahkan bisa jadi akan semakin membengkok.
Itulah yang akan terjadi jika wanita tidak dikenalkap kepada Rabbnya.
Untuk lelaki juga jangan hanya mengharapkan ketaatan wanita semata.
Tapi berilah ia suri tauladan dengan sikap kepemimpinan yang bisa dijadikan contoh.
Pastikan sebelum meminta wanita menuju ke jalan-Nya.
Pimpinlah diri sendiri terlebih dahulu menuju kepada-Nya.
Jinakkan diri sendiri terlebih dahulu kepada Allah.
Niscaya akan jinaklah wanita dibawah kepemimpinanmu.
Pepatah Barkata : "Jangan mengharapkan mempunyai isteri semulia Fatimah jika dirimu tidak sehebat Ali bin Abi Thalib."
Thursday, May 5, 2016
Kedahsyatan dibalik Kalimat Istighfar
Istighfar, kalimat yang sangat pendek, tapi memiliki makna yang sangat dahsyat, sangat dalam, sangat indah dalam hidup kita. Istighfar memiliki dua makna.
Yang pertama, setiap kali kita mengucapkan astagfirullahal 'adzim, berarti kita minta ampun kepada Allah, minta dimaafkan kesalahan kita, minta ditutupi aib-aib kita. Semakin sering kita beristighfar maka semakin bersih diri kita dari dosa, dari kesalahan, dari aib-aib.
Karena itu Allah sangat menyukai hamba Allah yang terus beristighfar. Karena tidak satu pun di antara kita yang bersih dari dosa, maka istighfar adalah kewajiban dan kebutuhan kita, agar Allah mengampuni dosa kita, memaafkan kesalahan kita dan menutupi aib kita.
Yang kedua, setiap kali kita mengucapkan astagfirullahal 'adzim, berarti kita minta kepada Allah, mohon kepada Allah, amat sangat, agar Allah memperbaiki hidup kita, menguatkan aqidah kita, membuat kita nikmat dalam ibadah khusyuk, menjadikan akhlaq kita mulia.
Subhanallah. Satu ucapan tetapi memiliki dua keinginan. Karena itu tidak heran hamba Allah yang sungguh-sungguh beristigfar tampak dalam kehidupannya, semakin berkah, semakin membawa kebaikan dan perbaikan,semakin bahagia, tenang, senang, menyenangkan, di dunia dan di akhirat.
Karena itu Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang melazimkan, mendawamkan dirinya selalu beristighfar kepada Allah, maka Allah mudahkan saat ia sulit, Allah gembirakan saat ia sedih,dan Allah beri rezki dari jalan yang tidak pernah ia duga."
Kemudian dalam Al Qur'an surat Nuh ayat 10, 11, 12, Allah SWT berfirman, "Beristighfarlah kepada Tuhanmu - sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun - niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan(pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai". (QS. Nuh:10-12)
Beristighfarlah kita kepada Allah, niscaya Allah turunkan musim hujan yang berat. Allah mudahkan kita mendapatkan rezeki. Allah hadirkan di tengah kita anak-anak kita, generasi-generasi yang sholeh, generasi robbani. Kemudian Allah makmurkan negeri kita, Allah sejahterakan kita. Allahu Akbar.
Jadi, istighfar bukan hanya kewajiban, tapi kebutuhan kita. Karena itulah Rasulullah SAW, beliau tidak bangun dari tempat tidur beliau, kecuali beliau beristighfar 70 kali, dalam hadits lain 100 kali. Padahal dia ma'sum, dijamin masuk surga, bebas dari dosa, (tapi) begitu hebat istighfarnya kepada Allah. Apalagi kita yang banyak dosa.
Astagfirullahal 'adzim, ampunilah dosa kami ya Allah .. tutupi aib kami .... betapa selama ini kami mudah tergelincir dalam dosa namun tak bersegera memohon ampun kepada-Mu ... aamiin ..
Wallahu’alam bisshawab ...
wassalaamu'alaikum...
Monday, April 11, 2016
Kisah nasib pelaut yang mengenaskan
Ada sebuah kisah, Suatu hari ada seorang pelaut yang ingin berlayar di samudera lepas yang luas. Dengan semangat dan keyakinan yang begitu hebat, ia yakin akan impiannya itu. Sang pelautpun memulai impiannya itu dengan membuat kapal dari kayu yang terbaik di dunia. Kemudian si pelaut mendesain kapalnya dengan baik dan membuat kapal impiannya itu dibantu dengan pembuat kapal yang terbaik. Kapal impian yang dirancangnya itu dibangun untuk bisa menampung sampai ratusan kru kapal serta dengan gudang perbekalan yang memadai selama setahun penuh pelayaran nantinya.Tidak hanya itu, waktu berbulan-bulan dia habiskan hanya untuk mencari dan merekrut kru paling hebat, mewawancarai, menyortir, melatih bahkan menyatukan kru nya menjadi sebuah tim. Entah berapa malam dia habiskan untuk merencanakan perjalanannya di samudra nantinya, menjangka dan menggaris peta, menulis poin demi poin rancangan perjalanan.
Kini saat yang dinantikan pun tiba. Layar yang dijahit dikembangkan, sauh diangkat, semua bekal perjalanan sudah siap, semua sudah siap berlayar, mengarungi samudera lautan tanpa batas yang begitu luas. Akhirnya, inilah saatnya menjemput impian, mereka berlayar, hari demi hari, bulan demi bulan, semua terlewati..
Sampai pada akhirnya pelaut kita ini pun sadar, dan tercengang. Ternyata ada satu hal yang dia lupakan selama ini, yang terpenting dari hal yang paling penting! yaitu PENUNJUK ARAH! dilihatnya kiri-kanan depan-belakang, semua sama-sama lautan tak bertepi, tiada petunjuk ataupun penanda arah apapun untuk mencapai sebuah tujuan.
Bingung, lunglai, lemas. Semua persiapan selama ini, ternyata PERCUMA belaka. Bila sudah salah tujuan, maka apapun jadi sia-sia, hendak kemana arah tujuan? Hilang. Tak tahu entah mau kemana.
Nah, apa yang dapat kita pelajari?
Sebenarnya pelaut itu sama seperti kita di dunia, yang tak tahu apapun. Bedanya hidup kita tak bisa balik lagi, namun tetep saja analoginya sama dengan nasib pelaut yang tak punya penunjuk arah tersebut.
Ingatlah sahabat, Hidup tanpa arah itu sia-sia, menjalani hidup tanpa petunjuk itu PERCUMA. Semua persiapan, kru yang hebat, kapal yang luarbiasa, perbekalan yang lengkap, apapun takkan mencukupi, takkan membantu apapun jika tanpa penunjuk arah. Berlayar tanpa navigasi atau penunjuk arah itu cari mati, di dunia tanpa petunjuk itu sesat pasti Jadi maka yang paling penting di dalam hidup itu tahu ARAH.
Apabila ARAH sudah benar, perbekalan, kru, kapal, barulah manfaat. Bila ada PENUNJUK ARAH, itu baru perjalanan, karena ada tujuan. Dunia ini lautan yang menyesatkan, butuh Navigasi. Dan PENUNJUK ARAH kita adalah AL-QURAN. Siapa jauh darinya, pasti akan tersesat, pasti hilang arah seperti halnya nasib pelaut tersebut.
Lucu, hari-hari ini kita saksikan manusia, sibuk siapkan kapal, kru, perbekalan tapi tanpa mempersiapkan penunjuk arah, jauh dari AL-QURAN, lupa membawa PENUNJUK ARAH maka wajar dunia memperdaya dirinya, tak puas, galau, sedih, kecewa, depresi dan ujung hidupnya? menumpuk penuh kesia-siaan, PERCUMA saja.
Yang sudah salah jalan di dunia dan mati, tak bisa peringatkan kita. Yang betul jalannya dan sudah tenang, juga tak bisa pandu kita. Bocoran dan PENUNJUK ARAH di dunia satu-satunya ya dari Allah dan Rasul-Nya, Kitabullah dan Sunnah, itu PETUNJUK yang pastinya. AL-QURAN itu cahaya, siapa jadikan ia PENUNJUK ARAH, maka jalannya akan TERANG, pasti ARAH di jalan Allah.
Semoga jadi renungan, sobat!
Thursday, March 24, 2016
Hai kamu! Jodoh ku yang sekarang lagi perbaiki diri
Kadang aku bertanya di mana dermaga perjumpaan kita
Agar setidaknya aku bisa memetakan kapan dan dimana kita bisa bersua
Mungkin detik ini kau tengah sibuk memantaskan diri agar kelak kau siap menjadi pendampingku di dunia juga akhirat-Nya
Duhai calon kekasihku, aku tak tahu kapan pastinya kita bisa saling berbagi kisah
Tapi, jika boleh ku pinjam menitmu sejenak, biarkan aku menceritakan rindu ini, biarkan aku menumpahkan perasaanku saat ini...
Entah mengapa di dermaga penuh cinta ini, kurasa jauh seakan tak berjarak
karena doa yang mempertemukan kita serasa jadi lebih dekat
Itulah yang membuat bayang-bayang tentangmu masih bertahta di hati ini
Membuatku masih bertahan menunggumu disini
Cintaku padamu tak perlu kupupuk setiap waktu
Tak perlu juga kulebihkan karena terlalu merindu hadirmu
Karena aku yakin, di tengah jarak antara kening dan sajadah
Selalu terselip do'a agar kita akhirnya ditakdirkan bersama
Karena aku percaya, rasa ini selalu berdiam di tempatnya, terjaga oleh penjagaan-Nya.
Untukmu yang selalu menempati sudut spesial di hati ini.
Ketika batang hidungmu belum juga nampak
Selalu timbul tanya dalam benak
Apa kabarnya dirimu di sana?
Sementara aku di sini tengah sibuk memantaskan diri agar kelak pantas bersanding bersamamu.
Semoga kau pun begitu, sedang berjuang memperbaharui akhlak dan imanmu.
Tak usah cemas dengan keadaanku, karena aku masih setia menunggu saat dimana nanti aku dan kamu melebur menjadi kita…
Aku percaya, semua penantian ku pasti akan ada ujungnya
Aku yakin Allah akan mempertemukan kita dengan cara indah-Nya
Aku percaya..
Semoga, semoga saja…
Friday, February 5, 2016
Kekalahan terbesar Barcelona dalam sepakbola
M2mexacta - Kekalahan terbesar Barcelona dalam sepakbola. Sepakbola adalah olahraga paling populer di dunia hingga saat ini. menarik jika kita membahas kekalahan atau gol terbesar yang terjadi pada Barcelona dalam drama sepakbola. berikut adalah daftar kekalahan terbesar Barcelona.
![]() |
1. Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah La Liga (BBVA) : Athletic Bilbao 12 - 1 Barcelona
Barcelona pada awalnya memulai Musim 1930/1931 di Laliga dengan sangat baik. Bagaimana tidak? Pada Jornada 1 (pekan pertama) mereka mampu mempecundangi Athletic Bilbao dengan skor 6-3. Optimisme sempat membubung tinggi di kubu El Barca karena memuncaki klasemen pekan pertama. Namun, seiring perjalanan musim, Barcelona lebih sering seri. Sementara, Bilbao melesat ke peringkat kedua.Puncaknya, adalah pertandingan pekan 10 musim 1930/1931. Athletic Bilbao mendapat giliran untuk menjamu Barcelona. Bertempat di San Mames, Bilbao menyulap kandang mereka yang berjuluk Katredal, sebagi neraka untuk El Barca.
Agustin Sauto Arana atau lebih sering disebut Bata, mencetak gol pembuka Bilbao di menit 2. Gol ini seolah menjadi dentingan lonceng pertama yang memekakkan telinga pasukan Barcelona. Bata kembali membobol gawang kiper Barcelona saat itu, Ramon Llorens di menit 8.
El Barca kemudian bangkit. Severiano Goiburu berhasil memperkecil kekalahan di menit 10. Ketika Barcelona seakan mampu memberikan perlawanan ketat berkat gol tersebut, pertandingan justru berakhir dengan kemenangan telak satu sisi.
Hingga babak pertama berakhir, skor sudah 6-1. Babak kedua, Bilbao bisa melesakkan 6 gol tambahan —satu di antaranya adalah gol bunuh diri— Bata pun menjadi pahlawan klub karena mampu membukukan tujuh gol dalam pertandingan ini. 4 golnya di babak pertama ditambah 3 gol di 45 menit kedua. Alhasil, skor akhir 12-1 menjadi milik Athletic Bilbao.
Pada klasemen akhir, Athletic Bilbao berhasil menjadi kampiun dengan 22 poin. Mereka cuma unggul satu angka dari Barcelona yang duduk di peringkat empat. Namun, skor 12-1 tersebut, hingga saat ini, menjadi kekalahan terbesar yang pernah didapatkan Barcelona di semua kompetisi.
Barcelona sendiri, setelah kejadian tersebut, cukup banyak berbenah. Bahkan, saat ini jumlah koleksi gelar juara La Liga mereka mencapai angka 21; atau hampir 3 kali lipat dari Bilbao yang cuma 8 kali menjuarai Liga Spanyol.
Athletic Bilbao vs Barcelona 12-1
8 Februari 1931, San Mames
(Bata ’2, ’8. ’24, ’37, ’57, ’60, ’68; Gorostiza ’27; Lafuente ’36; Garizurieta ’55; Zabalo b.d. ’71/ Goiburu ’10)
2. Kekalahan Terbesar Dalam Sejarah Copa Del Rey : Real Madrid 11-1 Barcelona (1943)
Perang sipil Spanyol telah menyulut ketegangan antara Madrid dan Barca di mana Los Azulgrana kemudian menjadi sebuah simbol Catalanism yang berdiri di seberang tim ibukota tersebut.Perang tersebut menyebabkan pertandingan di antara kedua tim tersebut vakum tahun 1936 sampai 1939 dan, meski Barca memiliki catatan lebih baik di pertemuan awal pasca perang, Madrid mampu memenangi empat dari lima pertandingan sebelum pertandingan mereka yang terkenal di pentas piala domestik tahun 1943.
Pada laga semifinal Copa del Generalisimo - atau Copa del Rey selama pemerintahan Jenderal Francisco Franco - Barca pada leg pertama menang 3-0 di kandangnya, stadion Les Corts pada leg pertama, kemenangan atas rival utama itu diiringi siulan fans Catalonia pada pemain tim tamu.
Franco dikabarkan sangat marah akan hasil tersebut dan cerita yang berkembang menyebut, jelang leg kedua, direktur keamanan dalam negeri Spanyol telah memperingatkan para pemain Barca akan sikap patriotisme mereka yang kurang dan mengatakan bahwa mereka "bisa bermain karena kedermawanan rezim Franco". Para fans Madrid pun diberi peluit demi menurunkan semangat tim tamu mereka, dan Madrid memimpin 8-0 pada paruh pertama untuk menyudahi permainan dengan hasil 11-1 - yang masih menjadi kemenangan terbesar sepanjang sejarah klub.
waaah, penuh konspirasi. permainan apa ini yang sampai mengancam pemain Barca untuk mengalah? padahal leg pertama Barca udah menang 3-0 atas tim tamu. biarlah, cukup hanya menjadi sejarah kelam saja yaa :v
3. Kekalahan Agregat Terbesar Dalam Sejarah Semifinal UCL : Bayern Munchen 7-0 Barcelona
Berikut data dan fakta seputar kemenangan agregat Bayern Munich 7-0 atas Barcelona dalam laga pertemuan (leg) kedua semifinal Liga Champions pada Rabu waktu setempat, atau Kamis dinihari WIB seperti disiarkan Reuters:* Bayern meraih kemenangan agregat terbesar di semifinal dalam sejarah kompetisi Liga Champions.
* Pemain Bayern Thomas Mueller mencetak delapan gol dan membantu lahirnya dua gol dalam Liga Champions musim ini.
* Barcelona tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan terakhir di kandang dalam laga Liga Champions. Kekalahan terakhir di kandang mereka adalah saat kalah 1-2 dari Rubin Kazan pada Oktober 2009.
* Barcelona terakhir kali dikalahkan di kedua leg (pertemuan) dari suatu pertandingan sistem gugur Eropa pada tahun 1987 oleh klub Skotlandia, Dundee United.
* Barcelona gagal mencetak gol di babak pertama dalam empat pertandingan resmi terakhir mereka.
* Kiper Victor Valdes dan Xavi dari Barca telah menyamai rekor Edwin van der Sar sebagai pemain yang paling banyak bermain dalam pertandingan semifinal Liga Champions yakni sebanyak 14 pertandingan.
waaah, Ternyata Barcelona yang dikatakan satu satunya klub yang meraih 6 piala dalam semusim, serta 2 kali treble winner ini juga punya kekalahan terbesar dalam sepakbola nya yaa. yaa walau beberapa diantaranya adalah hasil konspirasi. bagaimana menurut kamu para pencinta sepakbola, khususnya cules? :D
Dari sejarah kita belajar untuk menjadi yang terbaik
sumber: duniarealmadrid
Friday, November 21, 2014
Al-khawarizmi, Ilmuwan Matematika
Muhammad bin Musa al-Khawarizmi adalah seorang ilmuwan matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850. Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di Sekolah Kehormatan di Baghdad.
![]() |
| Al-khawarizmi, Ilmuwan Matematika |
Buku pertamanya, al-Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar. Translasi bahasa Latin dari Aritmatika beliau, yang memperkenalkan angka India, kemudian diperkenalkan sebagai Sistem Penomoran Posisi Desimal di dunia Barat pada abad ke 12. Beliau merevisi dan menyesuaikan Geografi Ptolemeus sebaik mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.
Kontribusi beliau tak hanya berdampak besar pada matematika, tapi juga dalam kebahasaan. Kata Aljabar berasal dari kata al-Jabr, satu dari dua operasi dalam matematika untuk menyelesaikan notasi kuadrat, yang tercantum dalam buku beliau. Kata logarisme dan logaritma diambil dari kata Algorismi, Latinisasi dari nama beliau. Nama beliau juga di serap dalam bahasa Spanyol Guarismo dan dalam bahasa Portugis, Algarismo yang berarti digit.
Biografi Al-khawarizmi, Ilmuwan Matematika
Sedikit yang dapat diketahui dari hidup beliau, bahkan lokasi tempat lahirnya sekailpun. Nama beliau mungkin berasal dari Khwarizm (Khiva) yang berada di Provinsi Khurasan pada masa kekuasaan Bani Abbasiyah (sekarang Xorazm, salah satu provinsi Uzbekistan). Gelar beliau adalah Abu ‘Abd Allah atau Abu Ja’far.
Sejarawan al-Tabari menamakan beliau Muhammad bin Musa al-Khwarizmi al-Majousi al-Katarbali. Sebutan al-Qutrubbulli mengindikasikan beliau berasal dari Qutrubbull, kota kecil dekat Baghdad.
Tentang agama al-Khawarizmi’, Toomer menulis:
Sebutan lain untuk beliau diberikan oleh al-?abari, “al-Majusi,” dapat dilihat mengindikasikan ia adalah pengikut Zoroaster.Ini mungkin terjadi pada orang yang berasal dari Iran]]. Tetapi, kemudian buku Al-Jabar beliau menunujukkan beliau adalah seorang Muslim Ortodok,jadi sebutan Al-Tabari ditujukan pada saat ia muda, ia beragama Majusi.
Dalam Kitab al-Fihrist Ibnu al-Nadim, kita temukan sejarah singkat beliau, bersama dengan karya-karya tulis beliau. Al-Khawarizmi menekuni hampir seluruh pekerjaannya antara 813-833. setelah Islam masuk ke Persia, Baghdad menjadi pusat ilmu dan perdagangan, dan banyak pedagang dan ilmuwan dari China dan India berkelana ke kota ini, yang juga dilakukan beliau. Dia bekerja di Baghdad pada Sekolah Kehormatan yang didirikan oleh Khalifah Bani Abbasiyah Al-Ma’mun, tempat ia belajar ilmu alam dan matematika, termasuk mempelajari terjemahan manuskrip Sanskerta dan Yunani.
Karya Bapak Matematika Dunia
Karya terbesar beliau dalam matematika, astronomi, astrologi, geografi, kartografi, sebagai fondasi dan kemudian lebih inovatif dalam aljabar, trigonometri, dan pada bidang lain yang beliau tekuni. Pendekatan logika dan sistematis beliau dalam penyelesaian linear dan notasi kuadrat memberikan keakuratan dalam disiplin aljabar, nama yang diambil dari nama salah satu buku beliau pada tahun 830 M, al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala atau: “Buku Rangkuman untuk Kalkulasi dengan Melengkapakan dan Menyeimbangkan”, buku pertama beliau yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12.
Pada buku beliau, Kalkulasi dengan angka Hindu, yang ditulis tahun 825, memprinsipkan kemampuan difusi angaka India ke dalam perangkaan timur tengah dan kemudian Eropa. Buku beliau diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Algoritmi de numero Indorum, menunjukkan kata algoritmi menjadi bahasa Latin.
Beberapa kontribusi beliau berdasar pada Astronomi Persia dan Babilonia, angka India, dan sumber-sumber Yunani.
Buku I – Aljabar
al-Kitab al-mukhta?ar fi ?isab al-jabr wa-l-muqabala Buku Rangkuman Kalkulasi dengan Melengkapkan dan Menyeimbangkan) adalah buku matematika yang ditulis tahun 830.
Buku tersebut merangkum definisi aljabar. Buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin berjudul Liber algebrae et almucabala oleh Robert of Chester (Segovia, 1145) dan juga oleh Gerard of Cremona.
Metode beliau dalam menyelesaikan linear dan notasi kuadrat dilakukan dengan meredusi notasi ke dalam 6 bentuk standar (dimana b dan c adalah angka positif)
o Angka ekual kuadrat (ax2 = c)
o Angka ekual akar (bx = c)
o Kuadrat dan akar ekual (ax2 + bx = c)
o Kuadrat dan angka akar ekual (ax2 + c = bx)
o Akar dan angka kuadrat ekual (bx + c = ax2)
o Kuadrat ekual akar (ax2 = bx)
Dengan membagi koefisien dari kuadrat dan menggunakan dua operasi aljabar dan al-muqabala (menyeimbangkan). Aljabar adalah proses memindahkan unit negatif, akar dan kuadrat dari notasi dengan menggunakan nilai yang sama di kedua sisi. Contohnya, x2 = 40x – 4x2 disederhanakan menjadi 5x2 = 40x. Al-muqabala adalah proses memberikan kuantitas dari tipe yang sama ke sisi notasi. Contohnya, x2 + 14 = x + 5disederhanakan ke x2 + 9 = x.
Buku kedua besar beliau adalah tentang aritmatika, yang bertahan dalam Bahasa Latin, tapi hilang dari Bahasa Arab yang aslinya. Translasi dilakukan pada abad ke-12 oleh Adelard of Bath, yang juga menerjemahkan tabel astronomi pada 1126.
Buku ketiga beliau yang terkenal adalah Buku Pemandangan Dunia” atau “Kenampakan Bumi” diterjemahkan oleh Geography), yang selesai pada 833 adalah revisi dan penyempurnaan Geografi Ptolemeus, terdiri dari daftar 2402 koordinat dari kota-kota dan tempat geografis lainnya mengikuti perkembangan umum.
Buku ini dimulai dengan daftar bujur dan lintang, termasuk “Zona Cuaca”, yang menulis pengaruh lintang dan bujur terhadap cuaca. Oleh Paul Gallez, dikatakan bahwa ini sanagat bermanfaat untuk menentukan posisi kita dalam kondisi yang buruk untuk membuat pendekatan praktis. Baik dalam salinan Arab maupun Latin, tak ada yang tertinggal dari buku ini. Oleh karena itu, Hubert Daunicht merekonstruksi kembali peta tersebut dari daftar koordinat. Ia berusaha mencari pendekatan yang mirip dengan peta tersebut.
(sumber: wikipedia)
Subscribe to:
Posts (Atom)







