Showing posts with label Java. Show all posts
Showing posts with label Java. Show all posts

Tuesday, July 14, 2015

Download Skripsi SPK Metode Naive Bayes

Metode Naive Bayes merupakan suatu teknik pengklasifikasian berbasis probabilitas dengan mengaplikasikan Teori Bayesin. Salah satu asumsi yang membedakan Metode Naive Bayes dengan Bayesin Classifier lainnya adalah asumsi independecy antar variabel (feature) yang di ikutkan dalam pengklasifikasian. Asumsi ini menginjinkan Naive Bayes untuk menganalisa data yang tidak lengkap.Model Probabilitas

Download Skripsi SPK Metode SAW

Metode SAW (Simple Additive Weighting) sering juga dikenal dengan istilah metode penjumlahan terbobot . Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada.Metode SAW (Simple Additive

Thursday, January 16, 2014

Java : Penggunaan Java.util.Collection

Collection adalah suatu obyek yang bisa digunakan untuk menyimpan sekumpulan obyek. Obyek yang ada dalam Collection disebut elemen. Collection menyimpan elemen yang bertipe Object, sehingga berbagai tipe obyek bisa disimpan dalam Collection. Class-class mengenai Collection tergabung dalam Java Collection Framework. Class-class Collection diletakkan dalam package java.util dan mempunyai dua interface utama yaitu Collection dan Map. 
Sebuah collection adalah sebuah object yang merepresentasikan kumpulan object-object. Collection digunakan untuk menyimpan, mengambil, dan memanipulasi data-data. Salah satu collection paling sederhana adalah Array. Namun dalam Collection Framework, Java menawarkan berbagai bentuk lain dari Collection.

Karena Collection adalah interface, maka harus dibuat class yang mengimplementasikannya. Dalam Java API, sudah tersedia beberapa class yang sangat berguna untuk memanage object-object dalam Collection, sesuai sifat dan kebutuhannya. Beberapa kelebihan utama menggunakan collection framework antara lain:

  • Mengurangi effort dalam membuat program, karena sudah tersedia struktur data dan algoritma tanpa harus menulis sendiri.
  • Meningkatkan performa, karena setiap implementasi dapat berfungsi maksimal sesuai kasus yang ada.
  • Mudah dipelajari, sehingga mengurangi effort untuk mempelajari cara menggunakan API.
  • Dapat dikembangkan dan fleksibel terhadap tipe object yang ada dalam Collection.


Semua class yang termasuk Java Collection Framework adalah class generics. Untuk kompatibilitas dengan versi java sebelumnya, penggunaan generics tidak diharuskan, namun sangat disarankan. Collection terbagi menjadi 3 kelompok yaitu Set, List dan Map. Berikut ini adalah struktur hierarki interface dan class yang termasuk dalam kelompok collection ini.

Java Collections Framework terbagi menjadi tiga kelompok:
•  Set
Set mengikuti model himpunan, dimana obyek/anggota yang tersimpan dalam Set harus unik. Urutan maupun letak dari anggota tidaklah penting, hanya keberadaan anggota saja yang penting. Class-class yang mengimplementasikan interface Set adalah HashSet. Interface SortedSet merupakan subInterface dari interface Set. Untuk mengurutkan Set, kita dapat menggunakan class yang mengimplementasikan interface SortedSet yaitu clas TreeSet.
•  List
List digunakan untuk menyimpan sekumpulan obyek berdasarkan urutan masuk (ordered) dan menerima duplikat. Cara penyimpanannya seperti array, oleh sebab itu memiliki posisi awal dan posisi akhir, menyisipkan obyek pada posisi tertentu, mengakses dan menghapus isi list, dimana semua proses ini selalu didasarkan pada urutannya. Class-class yang mengimplementasikan interface List adalah Vector, Stack, Linked List dan Array List.

Terdapat interface Queue yang cara penyimpanan seperti List, interface ini menyimpan obyek menggunakan metode FIFO (First In First Out) yaitu obyek yang masuk pertama keluar pertama. Class-class yang mengimplementasikan interface Queue adalah PriorityQueue  dan  LinkedList.  Data  yang  tersimpan  pada  obyek PriorityQueue akan diurutkan, data tersebut harus mengimplementasikan obyek Comparable atau Comparator.
•  Map
Perbedaaan mendasar map dengan collection yang lain, untuk menyimpan obyek pada Map, perlu sepasang obyek, yaitu key yang bersifat unik dan nilai yang disimpan. Untuk mengakses nilai tersebut maka kita perlu mengetahui key dari nilai tersebut. Map juga dikenal sebagai dictionary/kamus. Pada saat menggunakan kamus, perlu suatu kata yang digunakan untuk pencarian. Class-class yang mengimplementasikan Map adalah Hashtable,HashMap, LinkedHashMap. Untuk mengurutkan Map menggunakan interface SortedMap, class yang mengimplementasikan interface tersebut adalah TreeMap.

Sumber: http://blog.haqqi.net/ 
Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Thursday, November 1, 2012

Java : Perhitungan biaya wartel

Hello sahabat.  kali ini aye akan ngeshare tugas java tentang bagaimana perhitungan biaya wartel dengan data inputan jam awal dan jam akhir(jam : menit : detik) menggunakan import scanner, Deskripsi dengan 1 pulsa samadengan 5 detik dan harga 1 pulsa adalah Rp. 150. mahal kali yaah. :D cekidot!!!






import java.util.Scanner;
public class wartel{
   public static void main(String[] args){
Scanner input = new Scanner(System.in);
/*Menghitung Biaya wartel selam x jam, y menit, z detik */
System.out.println ("=================================================");
  System.out.println ();
  System.out.println ("               WARTEL D'EXACTA                   ");
  System.out.println ();
 /*Input waktu lama panggilan */
 System.out.println ("JAM MULAI BICARA\t");
 System.out.print ("JAM \t: ")      ;
double a = input.nextDouble();
 System.out.print ("MENIT \t: ")    ;
double b = input.nextDouble();
 System.out.print ("DETIK \t: ")    ;
double c = input.nextDouble();
 System.out.println ("\nJAM SELESAI BICARA\t");
 System.out.print ("JAM \t: ")      ;
double x = input.nextDouble();
 System.out.print ("MENIT \t: ")    ;
double y = input.nextDouble();
 System.out.print ("DETIK \t: ")    ;
double z = input.nextDouble();
/*Rumus perhitungannya, waktu akhir di kurang waktu awal */
    double waktu = ((x-a)*3600)+((y-b)*60)+(z-c);
 System.out.println("LAMA WAKTU TELEPON ADALAH (dalam detik)\t:" +waktu);
/*1 pulsa = 5 detik dan 1 pulsa harganya Rp. 150*/
    double pulsa = waktu / 5  ;
    double harga = pulsa * 150;
 System.out.println("\nJUMLAH PULSA\t\t\t\t: " +pulsa);
 System.out.println("\nTOTAL BIAYA YANG HARUS DI BAYAR\t\t:Rp." +harga);
 System.out.println("=================================================");
   }
}

keluarannya kayak gini.


Happy Java. :) 



Java : Selisih Waktu jam pertama dan jam kedua

Assalamu'alaikum sobat blogger dimanapun anda berada dan semoga kebahagiaan serta kebaikan selalu mengiringi langkah-langkah hari sobat. enggak panjang lebar deh, ini java tentang selisih waktu inputan jam pertama dan jam kedua. kemudian didapat hasil dengan selisih jam 2 - jam 1. sehingga, syarat yang harus dipenuhi adalah jam 2 > jam 1. To the point. Cekidot...!




import java.util.Scanner;
public class selisihwaktu{
public static void main(String[] args){
Scanner input = new Scanner(System.in);
/*Input waktu jam */

System.out.println ("input waktu jam pertama dan kedua, jam, menit, detik");
System.out.println ("syarat : jam kedua > jam pertama");  
 System.out.println ();
 System.out.println ("WAKTU JAM PERTAMA");
 System.out.print   ("JAM \t: ")      ;
double a = input.nextDouble();
 System.out.print   ("MENIT \t: ")    ;
double b = input.nextDouble();
 System.out.print   ("DETIK \t: ")    ;
double c = input.nextDouble();
System.out.println ("------------------");
 System.out.println ("\nWAKTU JAM KEDUA");
 System.out.print ("JAM \t: ")      ;
double x = input.nextDouble();
 System.out.print ("MENIT \t: ")    ;
double y = input.nextDouble();
 System.out.print ("DETIK \t: ")    ;
double z = input.nextDouble();
/*Rumus perhitungannya, waktu akhir di kurang waktu awal */
    double jam   = (x-a);
    double menit = (y-b);
    double detik = (z-c);
System.out.println ("\nSELISIH WAKTU :" );
System.out.println("\nKonversi Selisih Waktu : "+jam+" jam + "+menit+" menit + "+detik+" detik");
   }
}

keluaran outputnya. :)



Happy Java. :)

Java: Volume Bola


Hai sobat. kembali pada aye yang selalu setia menemani kegalauan anda yang salalu bikin koding. :D nih aye buat java Rumus Volume Bola BPL era musim 2012.masih pake import scanner juga.  cekidot sobat!.  kalau mau share re~wrtitten, jangan lupa cantumkan linknya. :)










import java.util.Scanner;
public class volumebola{
public static void main(String[] args){
   /*Constanta*/
   double x   = 1.33;
   double phi = 3.14;
Scanner input = new Scanner(System.in);
/* Deskripsi Volume Bola */
 System.out.println ("Rumus Volume Bola");
 System.out.println ("-----------------");
System.out.println ();
  System.out.println ("+--------------------------+");
System.out.println ("| Rumus VOlume Bola adalah |");
System.out.println ("|  4/3 x 3.14 x jari-jari  |");
System.out.println ("+--------------------------+");
    /*Rumus Luas Trapesium */
System.out.print ("\nJari-jari \t: ");
double a = input.nextDouble();
double b = x*phi*a;
System.out.println("Jadi, Volume Bola adalah : "+b);
 }
}

keluaran outputnya:

Happy java.
:D

Java: Rumus luas trapesium~input scanner

Sebenarnya pada dasarnya dan seharusnya ini tugas java saya sebagai seorang bocah, yang kuliah di Universitas Islam Negri, Sultan Syarif Kasim Riau. sejatinya di jurusan Teknik Informatika, tak luput dari yang namanya mata kuliah Java dan Algoritma Pemograman. okeh tanpa berbasa basi, saya share deh tugas java ane nih.
Cekidot....!
                                                   Rumus Luas Trapesium~java

import java.util.Scanner;
public class luastrapesium{
public static void main(String[] args){
   /*Constanta*/
   double lt = 0.5;
Scanner input = new Scanner(System.in);
/* Deskripsi Luas Trapesium */
 System.out.println ("                 Rumus Luas Trapesium");
 System.out.println ("n-----------------------------------------------------n");
 System.out.println ("\nUntuk mencari rumus trapesium, diperlukan nilai ");
 System.out.println ("inputan sisi pendek, sisi panjang, dan tinggi");
 System.out.println ("Masukan data nilai!");
 System.out.println ();
    /*Rumus Luas Trapesium */
System.out.print ("Sisi Pendek \t: ");
double a = input.nextDouble();
System.out.print ("Sisi Panjang \t: ");
double b = input.nextDouble();
System.out.print ("Tinggi \t\t: ");
double c = input.nextDouble();
double d = (a+b)*lt*c;
System.out.println ("+------------------------------------------+");
System.out.println ("|       Rumus Luas Trapesium adalah        |");
System.out.println ("|(Sisi Pendek + Sisi Panjang) / 2 x Tinggi |");
System.out.println ("+------------------------------------------+");
System.out.println("Jadi, Luas Trapesium adalah : "+d);
 }
}

kayak gini nih outputnya sahabat.
:)


banyak jalan menuju roma, sahabat. sahabat bisa memakai cara lain untuk menampilkan hasil yang sama. pada dasarnya, algoritma adalah langkah-langkah logis untuk menyelesaikan suatu masalah.
:)
happy JAVA...